jump to navigation

Kuliner di Jakarta Mak Nyusss… sudah saya buktikan November 4, 2009

Posted by agnessugiharti in Kuliner.
add a comment
Iga Bakar Daeng Tata Menawan Selera
(bp2.blogger.com)

INILAH.COM, Jakarta – Pernah mencoba iga sapi bakar? Rasa luar biasa lezat ini dapat Anda santap bersama nasi atau tanpa nasi. Kekhasan racikan bumbunya membuat menu ini bisa menjadi favorit Anda.

Saat ini banyak restoran yang menawarkan iga sapi bakar. Salah satu tempat yang bisa Anda kunjungi adalah Restoran Daeng Tata, terletak di daerah Casablanca, Tebet, Jakarta Selatan. Tempatnya tidak terlalu mewah. Ini disengaja agar tidak menimbulkan kesan megah. Dengan demikian, semua orang dari berbagai kalangan tidak ragu untuk menikmatinya.

Di tempat itu, Anda akan disambut pelayanan yang ramah. Setiap pelayan, menempelkan nama masing-masing di dada, jadi pengujung bisa langsung tahu nama para pelayan.

Pemilik restoran ini adalah Muhamad Amin Rahim atau lebih dikenal dengan Daeng Tata. Restoran ini dikenal dengan menu Tata Ribs yang sudah dipatenkan. Menu ini adalah tulang iga sapi yang sudah dibakar dengan sambal kacang.

Selain itu restoran ini juga menyediakan sop konro, yaitu tulang iga yang dijadikan sup. Rasanya tetap khas dengan kuah yang hangat. Cara menyantapnya tidak dengan sendok atau garpu, melainkan disediakan pisau. Bagi yang belum terbiasa menggunakannya, akan agak susah memisahkan daging dan tulang dengan pisau yang disediakan.

Latar belakang Daeng Tata dalam menciptakan Tata Ribs adalah kekhawatiran bahan baku untuk sop konro yang makin sulit dicari. Menurut dia, seekor sapi yang dipotong hanya cukup untuk 16 porsi.

Sebenarnya, setiap rusuk bisa dipotong menjadi dua. Namun tindakan itu menuai protes pelanggan. Pasalnya, konro yang asli hanya memiliki pangkal rusuk atau tulang punggung sapi yang masih menyatu.

Akhirnya, dia meramu bumbu untuk ujung rusuk yang awalnya ditolak oleh penikmati sup konro. Namun seiring perjalanan waktu, menu ini malah menjadi salah satu menu andalan. Setelah itu Mamik mendaftarkan hak paten resep itu dengan nama Tata Ribs.

“Mungkin orang mengartikan Tata Ribs sebagai makanan steak di restoran Amerika atau Eropa. Bedanya adalah rasa Tata Ribs lebih cocok dengan lidah orang kita, dan lebih sehat dengan bumbu tradisional yang segar,” paparnya.

Tata Ribs adalah iga bakar yang diberi saos kacang. Sop konro juga menggunakan iga, tapi bedanya masakan ini dibuat berkuah. Sebenarnya Tata Ribs juga menggunakan kuah, tapi disajikan secara terpisah. Sebagai pelangkapnya bisa mencampurnya dengan nasi atau ketupat.

Untuk makanan berkuah lainnya, Anda bisa mencoba Soto Daeng Tata, dengan isi yang lebih lengkap yaitu hati, jantung, paru, dan daging.

Jika ingin memilih menu lain, Anda bisa memesan sate dengan rasa manis, dan daging yang empuk. Atau berbagai menu lain seperti nasi goreng, ifu mi, ikan bakar, nasi goreng, nasi campur, atau di Makassar lebih dikenal dengan sebutan nasi mix.

Untuk minuman, Anda bisa memesan es Palu Butung atau es Pisang Ijo yang menyegarkan. Es Jeruk Kiamo juga bisa menjadi pilihan yang menyegarkan. Tetapi jika Anda sedang terserang flu, Anda bisa pesan Jeruk Kiamo yang hangat. Jeruk Kiamo ini disajikan di cangkir dan didalamnya terdapat buah pala dan asam yang masih muda. [L1]

Wisata Kuliner November 4, 2009

Posted by agnessugiharti in Kuliner.
add a comment

Pindang Meranjat

image001

Sewaktu Mudik lebaran September 2008 kami melewati Palembang, dan mampir disebuah restoran disajikan menu khas “Pindang Meranjat” hari ini pengen memasakanya tapi belum tau persis resep dan cara pengoalahannya, setelah cari-cari ke mbah googling akhirnya nemu resep berikut, silahkan lihat resepnya kalo ada yang kurang mohon ditambahkan,biar pindangnya jadi ciamik dan makyusss…..

Pindang Meranjat

Masakan ini khas daerah Meranjat di Sumatera Selatan.

Bahan:
250 gr Ikan Gabus
600 ml air
¼ buah nanas, daging nya saja
1 ibu jari asam jawa
3 batang daun kemangi
1 batang daun bawang, potong panjang
1 sdt gula
garam & penyedap rasa
Minyak untuk menggoreng

Bumbu yang dihaluskan:
5 cabe merah
4 siung bawang merah
1 buah tomat
½ sdt terasi bakar

Cara Memasak:

Rendam ikan dengan air lemon dan garam selama ½ jam, lalu goreng.
Campur bumbu yang sudah dihaluskan dengan air, nanas yang sudah dipotong dadu dan asam jawa.
Setelah mendidih masukan ikan, daun kemangi, daun bawang, garam gula dan penyedap rasa.
Setelah daun kemangi dan daun bawang layu angkat, sajikan dengan daun kemangi segar dan taburan bawang goreng.

Catatan:
Ikan sebaiknya menggunakan ikan sungai (gabus dan patin). Ikan boleh digoreng dulu atau langsung dimasukan ke kuah tanpa digoreng terlebih dahulu, tergantung selera.
Jika mengggunakan ikan laut, sebaiknya pilih ikan yang dagingnya putih seperti kakap, dan ikan digoreng terlebih dahulu, agar rasa tidak amis.

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.